Rabu, 23 November 2016

Ilana Tan, Sastra Populer, dan Respons Publik terhadap Bahasa Baku

Suksesnya novel Karmila karya Marga T. dan Cintaku di Kampus Biru karya Ashadi Siregar membuat istilah “sastra populer” naik ke permukaan pada tahun 70-an. Namun, ternyata Jacob Sumardjo mengatakan bahwa kesusastraan populer telah muncul sejak tahun 30-an seiring Balai Pustaka populer sebagai penerbit besutan kolonial.

Rabu, 28 September 2016

Good Tea for Good Morning

where is happiness come from~
Well, sejujurnya aku nggak terlalu addict sama yang namanya teh, sih. Tapi, aku penggemar teh yang enak. Nah, seminggu lalu aku “nemu” green tea yang enaknya minta diborong. Bikin nagih. Suwer.
Namanya Allure dengan vasian rasa vanilla green tea latte, salah satu produk dari Esprecielo. Bagi penggemar teh dan nggak punya waktu luang banyak, Allure patut banget dicoba karena buatnya praktis banget. Tinggal seduh dengan air hangat dan voilla. Siap disesap.


Sabtu, 26 Maret 2016

Always Being Good Sister As I Knew

Miccuuuu, Ciiiingggg :"


Dear, Cing Dwi...

Aku curhat bentar yaaaa~ curhatnya lewat blog, biar gak mainstream...

Jujur, hari ini aku syok banget. Why? Untuk pertama kalinya semenjak kita kenal, aku lupa hari ulang tahunmu. Untung saja aku buka facebook lewat browser bukan lewat applikasi, jadi pemberitahuan siapa saja yang ulang tahun di friendlistku langsung kelihatan.
Mungkin, untuk sebagian orang lupa akan hari ulang tahun temannya adalah hal yang wajar. Sebenarnya, bagiku pun demikian. Yang menjadi hal menyebalkan dan tidak patut untuk kumaafkan adalah ini hari ulang tahunmu. Kamu bukan temanku, sumpah. Kamu sama sekali nggak kuanggap teman, melainkan saudara, seperti halnya Cing Nita dan Cing Icha. Kalian bertiga makhluk makhluk dabes segalaksi andromeda.
Well, akhir akhir ini aku berteman dengan stress, hectic, runyam, fake, dan hal hal brengsek lainnya. Banyak kekecewaan yang tiba tiba sok kenal sama aku. Banyak hal hal yang ternyata gak seperti ekspektasiku. Mungkin semua itu yang bikin aku lupa sama hari "instrospeksimu" ini, Cing. Sooooo sorry :"

So, saat aku ngucapin ulang tahun ke kamu di detik terakhir hari ini, alasanku bukan untuk menjadi orang terakhir yang ngucapin ya. Tapi, karena aku lupa.
Entah kenapa, hal ini adalah hal wajib yang musti dan harus kamu ketahui.

***

Okey, forget about me and the hectic and the jerk and the fake and those bad bad badas things...

Jadi, Cing, what do you wish in your this something 20?
Aku hanya bisa berharap kamu tetap istikomah, jadi wanita yang baik sehingga jodohmu kelak juga baik sepertimu, tetap semangat sama semua kegiatan labmu, senantiasa jadi adik dan mbak yang baik, semakin solehah, lancar hafalan alqurannya, dan semua hal hal baik untukmu. Aamiin ya Rabb.

Well, aku juga berharap semoga kita, bff, aku, kamu, Nita, dan Icha, selalu dalam lindungan Allah. Selalu bahagia. Jangan ada prasangka buruk yang kita pendam. Selalu saling ada untuk satu sama lain. Ingat ya, akhir semester ini, persahabatan, persaudaraan kita berumur sweet something seven!!! Yang insyaallah, katamu, kata film yang kamu tonton, persahabatan yang umurnya bisa melampaui tujuh tahun akan langgeng sampai kapan pun, aamiin.

Aku gatau harus ngetik apalagi u,u
Maafku karena lupa hari ulang tahunmu harus kamu terima btw, hahahaha.

OHIYA, ingat pertanyaan kita pas di pantai Blendung pas itu? Tentang, "Siapa hayo yang bakal nikah duluan di antara kita berempat?" Hahaha, aku tetap berpikiran kalau orang itu adalah Icha! WKWKWK.

Oke, segitu aja, Cing. Sekali lagi, selamat berintrospeksi diri tentang setahun lalu. Semoga Allah selalu melindungimu yaaaa :*

Love,

Nhima Shofa
seseorang yang juga sedang memantaskan diri untuk pendampingnya kelak agar sama sama pantas satu sama lain XD


Senin, 22 Februari 2016

Dalam Senja yang Meruntuhkan Kita

img src: google

Semburat warna merah dan jingga memenuhi langit saat kamu mengutarakan betapa kejamnya dia memperlakukanmu selama ini. Lalu kamu memintaku membayangkan segala kisahmu bersama dia. Tentang 3 tahun jalinan kasihmu dan dia yang penuh kebahagiaan. Tentang senyum manisnya yang selalu berhasil membuat jantungmu mengentak lebih kencang. Dan tentang segalanya yang secara ajaib mampu kubayangkan seolah aku ikut serta dalam kisah itu.
Kerang kecil kamu lemparkan jauh ke depan di antara ombak yang menggulung. Angin semilir menyibakkan rambutmu yang mulai memanjang hingga menutupi telinga. Bibirmu berucap,

Rabu, 23 September 2015

Perjuangan Anak Mamak #3 (Review novel Pukat by Tere Liye)



Judul       : Pukat
Penulis    : Tere Liye
Penerbit  : Republika
Tebal       : 347 halaman
Cetakan  : I, Maret 2010
ISBN        : 978979110273-5

“Kalian tahu kenapa ‘binatang’ ini disebut ‘kereta api’?” (hal. 1)
“Pukat tahu kenapa ‘binatang ini disebut ‘kereta api’. Karena waktu itu lokomotifnya masih menggunakan uap. Ada tungku batubara untuk memanaskan ketel air besar. Makanya disebut ‘kereta api’, karena lokomotif keretanya seperti tungku masak di rumah, berapi, mengeluarkan asap hitam tebal.” (hal. 4)

Kamis, 21 Mei 2015

#MenulisBerantai CLOSE TO YOU (Part 2)

Lanjutan cerita dari @Kopilovie di blog Close To You (Part 1)


Ilham

Bisa menyelesaikan semua jenis soal matematika adalah dambaan semua murid. Termasuk Ryan, murid bengal di sekolah yang pernah kuselamatkan dari “malapetaka”.